Menurut Kantor Berita ABNA, Koran mingguan Palestina 'Al Manar' menurunkan berita terbentuknya sebuah komite yang terdiri atas 3 negara, Turki, Israel dan Arab Saudi. Ketiga negara tersebut bertekad semakin memperat hubungan kerja sama dan berusaha menjamin terwujudnya perdamaian dan keamanan di Timur Tengah.
Menurut Al Manar, AS dan Inggris berperan besar atas terbentuknya komite 3 negara tersebut. Ketiga negara tersebut juga menghendaki terjadinya perubahan situasi politik di Suriah dengan memberikan dukungan politik dan bantuan persenjataan kepada kelompok oposisi guna menjatuhkn Bashar Assad.
Disebutkan pula oleh Al Manar, ketiga negara tersebut berupaya untuk mencari solusi penyelesaian konflik Israel-Palestina sehingga dimasa yang akan datang, kedua negara yang sering konflik tersebut bisa hidup berdampingan dengan damai.
Sebuah sumber di London menyebutkan diplomat Inggris sangat mendukung terbentuknya komite 3 negara tersebut, dan menurutnya tekanan Ankara dan Riyadh terhadap Suriah akan mempercepat proses penyelesaian konflik yang semakin memanas di Timur Tengah.
Al Manar turut menyebutkan, dalam pandangan Turki, Israel dan Arab Saudi, Suriah adalah dalang dibalik konflik yang tak berujung di daerah kawasan. Tanpa kejatuhan Bashar Assad maka proses jalannya perdamaian Israel-Palestina bagi ketiganya adalah sesuatu yang mustahil dilakukan. Ketiga negara tersebut menegaskan, lengsernya Bashar Assad adalah harga mati.