Menurut Kantor Berita ABNA, jutaan rakyat Mesir berkumpul mendengarkan pidato Muhammad Mursi Presiden Terpilih Mesir yang baru, di Maidan at Tahrir, Kairo ibu kota negara tersebut.
Muhammad Mursi dalam pidatonya yang disambut gegap gempita jutaan pendukungnya berkali-kali menyatakan sumpah atas nama Allah untuk tetap sekuat tenaga menjaga kedaulatan Mesir dan melaksanakan amanah rakyat.
"Karena kalian telah menetapkan pilihan kepada saya, dan mempercayakan urusan kenegaraan ini di pundak saya, maka saya akan menjalankan amanah itu dengan sebaik-baiknya dan memenuhi semua janji yang pernah saya ucapkan." Tegasnya dihadapan jutaan rakyat Mesir.
Diselingan pidatonya, Muhammad Mursi berkali-kali membakar semangat rakyatnya dengan meneriakkan takbir yang disambut pekikan takbir pula dari rakyat Mesir yang mendengarkan pidatonya. Mursi diantara pidatonya berjanji untuk tidak melupakan jasa para revolusioner Mesir yang telah menjadi korban kediktatoran Husni Mubarak.
"Bagi saya, rakyat Mesir itu satu. Saya tidak peduli dengan mereka yang tidak memilih saya. Mereka tetaplah rakyat Mesir dan akan saya perlakukan sama dan menunaikan hak-haknya sebagai rakyat." Lanjutnya.
Muhammad Mursi menegaskan akan lebih mengutamakan kehormatan rakyat Mesir dan akan meninjau ulang perjanjian-perjanjian yang telah dibuat diktator sebelumnya yang dinilai telah menodai kehormatan rakyat Mesir sebagai bangsa yang besar dan berdaulat.
Pada bagian lain pidatonya, Muhammad Mursi menegaskan bahwa gerakan revolusi Rakyat Mesir masih akan terus berlanjut, "Saya tegaskan sekali lagi, bahwa saya akan berkhidmat pada Allah SWT dan untuk kamu semua."
Disebutkan, Muhammad Mursi akan diambil sumpahnya sebagai presiden Mesir yang baru hari Sabtu (30/6) dihadapan mahkamah tertinggi negeri tersebut.