| Kode: 350404 | Tanggal: 2012/09/23 - 20:08 | Sumber: ABNA | print |
Amerika Serikat: Guna Hadiri Sidang PBB, Ahmadi Nejad Tiba di New York |
Menurut Kantor Berita ABNA, dalam rangka turut berpartisipasi dalam sidang Majelis Umum PBB yang ke-67, Presiden Republik Islam Iran DR. Mahmoud Ahmadinejad tiba di kota New York Amerika Serikat, Ahad (23/9).
Kedatangan Ahmadi Nejad disambut oleh Duta Besar Iran untuk PBB Mohammad Khazaei di bandara internasional John F. Kennedy. Presiden Republik Islam Iran tersebut dijadwalkan akan menyampaikan pidatonya di sesi sidang Majelis Umum PBB pada Rabu dan menjelaskan sikap Iran terkait isu-isu utama internasional.
Dalam jumpa pers sebelum keberangkatannya di Bandara Internasional Mehrabad sebelum pada Sabtu (22/9) Ahmadi Nejad menyatakan akan mengadakan pembicaraan dengan para pejabat senior dari negara-negara peserta, pejabat-pejabat senior PBB, pemimpin organisasi-organisasi regional dan internasional, para dosen dan mahasiswa dari universitas Amerika, pemuka agama dan warga Iran yang berada di Amerika Serikat.
Selain itu, presiden Iran tersebut juga menyebutkan akan bertemu dengan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Ahad dan menghadiri konferensi pers.
Terkait posisi Iran sebagai ketua bergilir Gerakan Non-Blok (GNB) selama tiga tahun ke depan, presiden Iran tersebut menandaskan, sebagai wakil GNB, Tehran akan membahas proposal gerakan ini dengan para pejabat senior gerakan mengenai restrukturisasi PBB, membahas perlunya pembentukan struktur dan badan-badan eksekutif dalam GNB dan penyelesaian krisis regional seperti kekerasan yang tengah berlangsung di Suriah.
Dalam kunjungannya ke New York untuk kedelapan kalinya sejak menjabat sebagai presiden Iran tahun 2005, Ahmadi Nejad menegaskan, "Hari ini, kami akan menghadiri Sidang Majelis Umum PBB untuk menyampaikan pesan bangsa Iran demi perbaikan sistem manajemen global."
Ia menambahkan bahwa di sela-sela sesi sidang ia akan mengadakan pembicaraan dengan para pejabat senior dari negara-negara peserta, kelompok-kelompok anti-perang, aktivis perdamaian, tokoh agama, warga negara Iran di AS dan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon.
Menurut Ahmadinejad, selain agenda-agenda tersebut ia juga akan mengambil bagian dalam wawancara dengan berbagai media internasional.