Mengapa Saya Masuk Syiah
- Mengapa Saya Masuk Syiah



Hidayah:
15 Tahun Mengkaji, Mahasiswi Jepang Mantapkan Diri Masuk Islam
"Saya memilih agama Islam dan mazhab Syiah ini melalui pengkajian dan perenungan yang lama sampai 15 tahun lebih. Saya melakukannya sendiri dengan mencari informasi-informasi keagamaan melalui situs-situs internet, sampai akhirnya melalui informasi seorang teman, saya menemukan situs resmi Ayatullah al Uzhma Mousavi Ardebili. Bertahun-tahun melalui internet saya belajar melalui artikel-artikel dan ceramah-ceramah beliau mengenai Islam dan mazhab Ahlul Bait. Sampai akhirnya saya memantapkan diri untuk masuk Islam."

2013/05/03  10:08

Miss Berger:
Saya Memilih Syiah Setelah Mempelajari Kebangkitan Imam Husain
Miss Berger seorang perempuan muda 22 tahun berkebangsaan Jerman kelahiran tahun 1991 yang telah menyelesaikan pendidikan Universitasnya di Inggris setelah mempelajari kitab-kitab mengenai kesyahidan Imam Husain as, menetapkan diri untuk memeluk keyakinan Islam mazhab Ahlul Bait as.

2013/04/19  08:17

Iran:
Dokter Asal Jepang Menyatakan Keislaman di Kota Iran
Apoteker Jepang Dr. Fusaku Kunusi (29) memilih mazhab Ahlul Bait sebagai keyakinannya dalam berIslam sebagai agamanya yang baru dan mengganti namanya menjadi Fatimah atas pilihannya sendiri dihadapan Imam Jum'at kota Lahaijan Republik Islam Iran.

2013/04/17  19:00

Kisah Muallaf:
Suraya: Bila Harus Percaya Mayoritas, Saya Tidak Perlu Pindah Agama dan Memeluk Syiah
Saya mempelajari mazhab Syiah di Pusat Islam Imam Husein Sydney Australia. Ketika saya memasuki pusat ini, saya merasakan energi spiritual yang kuat, hubungan yang kuat antara jiwa dan Allah. Terutama ketika mendengarkan lantunan doa-doa seperti doa Kumail.

2012/11/02  22:58

Benarkah Syiah mencela Para Sahabat?
Bagaimana dan dengan logika apa kita dapat menyamakan di antara seluruh sahabat dan menyebut keduanya adalah sahabat? Misalnya antara Malik bin Nuwairah dan orang yang membunuhnya dengan keji dan pada malam itu juga seranjang dengan istrinya! Sekali-kali tidak dapat dibenarkan peminum khamar seperti Walid bin Uqbah hanya karena statusnya sebagai sahabat kemudian kita bela. Atau menyokong dan membela yang menjadikan pemerintahan Islam seperti sebuah kekuasaan diktator dan membunuh orang-orang shaleh dalam umat dan mengangkat senjata berperang melawan imam dan khalifah sah (Ali bin Abi Thalib)? Apakah dapat dibenarkan kita memandang sama antara Ammar Yasir dan kepala kelompok pemberontak hanya karena keduanya sahabat padahal Rasulullah Saw bersabda: "Ammar akan dibunuh oleh kelompok tiran dan pemberontak."

2010/08/22  2:40


ABNA World Service
Englishالعربية
Françaisاردو
Españolفارسی
Русский中文
DeutschTürkçe
Azeri (cyr) Azeri (ltin)
Melayu Indonesia
বাংলা हिन्दी
Swahili Myanmar
BosanskiABP sites
  Berita Terakhir